Langsung ke konten
Menu

Populer

Jelajahi per topik

Terang / gelap
  1. Beranda
  2. Arti Kedutan
  3. Kedutan telapak tangan: tafsir lama dan penjelasan sehari-hari

Kedutan telapak tangan: tafsir lama dan penjelasan sehari-hari

Telapak tanganmu terasa berdenyut atau gatal-gatal halus. Aku ceritakan kebiasaan tuturan Jawa tentangnya, sambil mengajak kita tetap realistis.

BagianTelapak tangan, kanan atau kiriTradisiPrimbon Jawa, tuturan orang tuaTema tafsirPemberian dan kerja samaCatatanBeragam, tidak baku
Di artikel ini
  1. Telapak tangan dan cerita memberi-menerima
  2. Dua sisi cerita
  3. Bagaimana memakainya sebagai pengingat
  4. Sebab telapak berkedut atau terasa gatal
  5. Antara rasa gatal dan kedutan
  6. Salam, salim, dan telapak tangan

Telapak tangan dan cerita memberi-menerima

Telapak tangan adalah bagian yang kita pakai untuk bersalaman, menerima, dan memberi. Maka dalam banyak tuturan, kedutan atau rasa gatal di telapak dikaitkan dengan pemberian, kesempatan, atau pertemuan yang melibatkan salam.

Kanan dan kiri sering diberi tafsir berbeda, tetapi arah tafsirnya malah bertukar dari satu sumber ke sumber lain. Itu sebabnya aku menuliskan garis besar saja.

Dua sisi cerita

Sisi hangat: akan ada pemberian kecil, misalnya oleh-oleh dari rekan, atau ajakan menolong dari tetangga. Sisi hati-hati: tangan yang gatal diingatkan agar tidak boros dan tidak mudah tergiur.

Kalau digabung, pesannya mudah dihafal: terima dengan syukur, belanja dengan perhitungan. Cocok dengan suasana akhir bulan.

Bagaimana memakainya sebagai pengingat

Buka catatan pengeluaran, lalu sisihkan sedikit untuk tabungan atau berbagi. Kalau ada teman yang pernah menolongmu, bisa dibalas dengan traktiran sederhana atau ucapan terima kasih.

Tidak perlu menunggu tafsir menjadi nyata. Kebaikan yang kamu mulai sendiri biasanya lebih pasti daripada yang kamu tunggu.

Sebab telapak berkedut atau terasa gatal

Telapak dapat berkedut atau gatal karena kulit kering, sering cuci tangan atau memakai hand sanitizer, alergi pada sabun, atau pemakaian berulang pada ponsel dan kunci. Kelelahan, kafein, dan stres juga membuat otot kecil di telapak bergetar.

Jika disertai ruam, bengkak, nyeri, mati rasa, atau berlangsung lama, periksakan ke dokter. Aku tidak memberi saran pengobatan.

Antara rasa gatal dan kedutan

Dalam tuturan sehari-hari, orang sering mencampur rasa gatal dan kedutan di telapak. Dua sensasi itu berbeda secara tubuh, meski cerita tradisionalnya bersinggungan. Memahami perbedaannya membantu kita tidak menyamaratakan sensasi apa pun menjadi tanda.

Salam, salim, dan telapak tangan

Telapak tangan kita bertemu ketika bersalaman, salim kepada orang tua, atau menangkupkan tangan saat berterima kasih. Gestur-gestur ini kaya makna sopan santun. Barangkali karena itulah telapak tangan mudah dikaitkan dengan pertemuan dan pemberian. Menggunakannya untuk menyapa dengan tulus jelas lebih bermanfaat daripada menunggu tafsir menjadi nyata.

Pertanyaan yang sering diajukan

Apa arti telapak tangan berkedut?

Dalam tuturan Jawa dikaitkan dengan pemberian atau kesempatan, dengan tafsir kanan dan kiri yang berbeda tergantung penutur.

Apakah telapak gatal sama dengan berkedut?

Dalam cerita sering dicampur, padahal sensasinya berbeda. Gatal bisa terkait kulit kering atau iritasi.

Kapan perlu periksa?

Jika disertai ruam, bengkak, nyeri, mati rasa, atau berlangsung lama, temui dokter.

Bolehkah memakai tafsir ini untuk menunda belanja?

Boleh sebagai pengingat berhemat, asal keputusan tetap berdasarkan kebutuhan nyata.

Bagikan halaman ini

WhatsApp Facebook Telegram X

Jelajahi lagi