Langsung ke konten
Menu

Populer

Jelajahi per topik

Terang / gelap
  1. Beranda
  2. Hujan meteor: kapan harus menengadah

Hujan meteor: kapan harus menengadah

Hujan meteor adalah tontonan langit yang gratis dan tidak butuh alat. Tabel di halaman ini memuat puncak tiap hujan meteor dalam WIB beserta pengaruh cahaya bulan, dan di bawah ini aku bahas cara memilih malam yang tepat dari Indonesia.

Hujan meteor Perkiraan puncak Bulan terang Pengamatan
Hujan meteor Quadrantid 4 Jan 2026 04.00 100% Bulan terang, kurang baik
Hujan meteor Lyrid 23 Apr 2026 03.00 36% Ada cahaya bulan
Hujan meteor Eta Aquariid 6 Mei 2026 16.00 81% Bulan terang, kurang baik
Hujan meteor Perseid 13 Agu 2026 09.00 0% Langit gelap, bagus
Hujan meteor Draconid 9 Okt 2026 08.00 3% Langit gelap, bagus
Hujan meteor Orionid 22 Okt 2026 01.00 78% Bulan terang, kurang baik
Hujan meteor Leonid 18 Nov 2026 07.00 55% Ada cahaya bulan
Hujan meteor Geminid 14 Des 2026 21.00 25% Langit gelap, bagus
Hujan meteor Ursid 23 Des 2026 05.00 98% Bulan terang, kurang baik
Hujan meteor Quadrantid 4 Jan 2027 10.00 12% Langit gelap, bagus
Hujan meteor Lyrid 23 Apr 2027 09.00 95% Bulan terang, kurang baik
Hujan meteor Eta Aquariid 6 Mei 2027 22.00 0% Langit gelap, bagus
Hujan meteor Perseid 13 Agu 2027 15.00 86% Bulan terang, kurang baik
Hujan meteor Draconid 9 Okt 2027 14.00 67% Ada cahaya bulan
Hujan meteor Orionid 22 Okt 2027 08.00 58% Ada cahaya bulan
Hujan meteor Leonid 18 Nov 2027 13.00 80% Bulan terang, kurang baik
Hujan meteor Geminid 15 Des 2027 03.00 98% Bulan terang, kurang baik
Hujan meteor Ursid 23 Des 2027 11.00 21% Langit gelap, bagus
Hujan meteor Quadrantid 4 Jan 2028 17.00 43% Ada cahaya bulan
Hujan meteor Lyrid 22 Apr 2028 15.00 6% Langit gelap, bagus
Hujan meteor Eta Aquariid 6 Mei 2028 04.00 89% Bulan terang, kurang baik
Hujan meteor Perseid 12 Agu 2028 21.00 59% Ada cahaya bulan
Hujan meteor Draconid 8 Okt 2028 21.00 79% Bulan terang, kurang baik
Hujan meteor Orionid 21 Okt 2028 14.00 13% Langit gelap, bagus
Hujan meteor Leonid 17 Nov 2028 19.00 1% Langit gelap, bagus
Hujan meteor Geminid 14 Des 2028 09.00 5% Langit gelap, bagus
Hujan meteor Ursid 22 Des 2028 17.00 36% Ada cahaya bulan

Waktu puncak dalam waktu Asia/Jakarta; puncak sebenarnya bisa bergeser beberapa jam. Jam terbaik biasanya lewat tengah malam, jauh dari lampu kota.

Di artikel ini
  1. Dari mana garis-garis cahaya itu datang
  2. Sembilan hujan meteor utama
  3. Membaca tabel
  4. Strategi untuk langit Indonesia
  5. Catatan khusus untuk pemula
  6. Harapan dan kepercayaan

Dari mana garis-garis cahaya itu datang

Komet dan beberapa asteroid meninggalkan jejak debu sepanjang orbitnya. Ketika Bumi melintasi jejak itu, butiran sekecil pasir menghantam atmosfer dengan kecepatan puluhan kilometer per detik dan terbakar menjadi garis cahaya. Itu yang kita sebut meteor, dan bukan bintang yang jatuh.

Karena Bumi melewati jejak yang sama pada tanggal yang sama setiap tahun, hujan meteor bisa diramalkan dengan tepat. Meteor tampak keluar dari satu titik di langit yang disebut radian, dan hujan meteor dinamai menurut rasi tempat radian itu berada.

Sembilan hujan meteor utama

Tiap hujan meteor punya halaman sendiri dengan rincian dan tips lokal.

  • Quadrantid, awal Januari, puncak sangat singkat.
  • Lyrid, akhir April, sederhana tetapi sudah dikenal sejak zaman kuno.
  • Eta Aquariid, awal Mei, serpihan komet Halley yang bagus dilihat dari daerah tropis.
  • Perseid, pertengahan Agustus, favorit belahan utara.
  • Draconid, awal Oktober, biasanya tenang.
  • Orionid, akhir Oktober, cepat dan stabil.
  • Leonid, pertengahan November, kadang menghasilkan badai.
  • Geminid, pertengahan Desember, yang terkaya sepanjang tahun.
  • Ursid, menjelang titik balik matahari Desember, lemah dan sulit dari sini.

Membaca tabel

Kolom puncak menampilkan perkiraan saat terbaik dalam WIB. Kolom bulan memberi tahu apakah cahaya bulan mengganggu: bulan baru atau sabit tipis membuat langit gelap dan meteor redup tetap terlihat, sedangkan purnama menyapu bersih yang lemah. Angka ZHR adalah laju per jam di langit sempurna dengan radian tepat di atas kepala, jadi hasil nyata hampir selalu lebih rendah.

Strategi untuk langit Indonesia

Kita berada di khatulistiwa, sehingga hampir semua radian di kedua belahan langit bisa terlihat, hanya saja yang berada jauh di utara berada rendah. Hujan meteor di bulan Mei hingga Oktober juga bertepatan dengan musim kemarau di Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara, jadi peluang langit cerah lebih besar. Desember dan Januari adalah puncak musim hujan, dan awan sering menyulitkan.

Cahaya kota seperti Jakarta atau Surabaya menelan meteor yang redup. Cari tempat gelap: kawasan Bromo, dataran tinggi Dieng, Karimunjawa, Sumba, atau pantai yang jauh dari lampu. Observatorium dan komunitas astronomi sering mengadakan pengamatan bersama. Beri waktu mata sekitar dua puluh menit untuk beradaptasi, dan jauhkan layar ponsel.

Catatan khusus untuk pemula

Kalau ini pertama kalimu menonton, pilih satu hujan meteor yang cocok untuk khatulistiwa, bawa alas, dan datang lebih awal agar punya waktu menyesuaikan mata. Jangan menilai dari jam pertama saja, karena meteor sering datang berkelompok. Hindari memakai terlalu banyak peralatan; pengalaman terbaik justru yang paling sederhana. Setelah satu-dua kali, kamu akan tahu sendiri kebiasaan langit di tempat tinggalmu.

Harapan dan kepercayaan

Banyak orang tumbuh dengan kebiasaan membuat permohonan ketika melihat bintang jatuh. Itu tradisi manis yang bertahan di banyak budaya, termasuk di sini, dan tidak perlu diperdebatkan. Nikmati saja momennya bersama keluarga atau teman, sambil ngopi dan menebak siapa yang melihat meteor lebih dulu.

Pertanyaan yang sering diajukan

Apa arti ZHR?

ZHR adalah laju meteor per jam yang akan dilihat satu pengamat di langit gelap sempurna dengan radian tepat di atas kepala. Dalam kenyataan, jumlahnya biasanya jauh lebih kecil.

Hujan meteor mana yang paling bagus dari Indonesia?

Eta Aquariid, Orionid, dan Geminid umumnya paling bersahabat untuk daerah tropis. Perseid dan Leonid juga layak dicoba bila cuaca mendukung.

Perlukah tahu letak radian?

Tidak. Berbaringlah dan tatap bagian langit yang luas. Meteor muncul di mana saja, dan garisnya bila ditarik mundur menunjuk ke radian.

Bagikan halaman ini

WhatsApp Facebook Telegram X