Langsung ke konten
Menu

Populer

Jelajahi per topik

Terang / gelap
  1. Beranda
  2. Arti Nama Bayi
  3. Dewi, nama yang lintas generasi dan lintas suku

Dewi, nama yang lintas generasi dan lintas suku

Dewi berasal dari Sanskerta dan berarti "dewi" atau "perempuan mulia". Ia salah satu nama yang paling sering muncul di dokumen kependudukan Indonesia.

AsalSanskertaArtiDewi, yang ilahi, yang muliaJenis kelaminPerempuan
Di artikel ini
  1. Sejarah kata Dewi
  2. Mengapa Dewi tidak pernah hilang
  3. Panggilan untuk Dewi
  4. Memadukan Dewi dengan nama lain
  5. Nama kakak atau adik untuk Dewi
  6. Dewi di tengah rangkaian nama panjang
  7. Mengatasi kekhawatiran nama terlalu umum
  8. Dewi dalam kenangan keluarga

Sejarah kata Dewi

Kata dewi diserap dari Sanskerta dan lama dipakai dalam sastra Jawa, Sunda, dan Bali. Dalam cerita rakyat serta pewayangan, dewi menunjuk perempuan berkedudukan tinggi dan berbudi luhur. Dalam bahasa sehari-hari, ia juga menjadi sapaan hormat.

Arti harfiahnya sering disederhanakan menjadi "yang mulia". Ia bukan klaim apa-apa tentang seseorang, melainkan harapan agar pembawanya tumbuh dihormati.

Mengapa Dewi tidak pernah hilang

Dari kakek-nenek sampai bayi baru, selalu ada yang bernama Dewi. Nama ini bertahan karena fleksibel: bisa berdiri sendiri, jadi nama depan, atau nama tengah. Ia juga cocok dengan banyak tradisi, dari keluarga Jawa, Bali, hingga keluarga Muslim perkotaan.

Kalau kamu khawatir terlalu umum, cukup padukan dengan nama yang jarang, misalnya Dewi Kinanthi atau Dewi Anjani.

Panggilan untuk Dewi

  • Dewi itu sendiri sudah akrab
  • Wiwi, ceria untuk anak kecil
  • Dede, manja
  • Dew, versi gaul

Memadukan Dewi dengan nama lain

Contoh susunan: Dewi Anjani, Dewi Lestari, Dewi Ayu, Ni Luh Dewi, Putri Dewi. Di Bali, Dewi sering muncul sebagai bagian nama khas perempuan.

Nama kakak atau adik untuk Dewi

Dewi serasi dengan Dewa, Bima, Arjuna, atau Kartika. Kalau anakmu laki-laki, pasangan Dewa dan Dewi terdengar manis namun jangan sampai terlalu sama; beri keduanya nama tengah berbeda.

Dewi di tengah rangkaian nama panjang

Banyak keluarga Jawa memakai Dewi sebagai sambungan ke nama berikutnya, seperti Dewi Ratna Sari atau Dewi Kusuma Wardani. Pola ini bergaya klasik dan enak diucapkan dalam upacara adat. Kalau acara pernikahan kelak memakai nama lengkap, rangkaian ini terdengar anggun.

Di Bali, Dewi bisa menjadi bagian nama setelah awalan khas, dan di sana ejaannya hampir tidak pernah berubah.

Mengatasi kekhawatiran nama terlalu umum

Karena sangat umum, Dewi mungkin muncul tiga atau empat kali dalam satu angkatan. Solusinya: pilih nama tengah yang benar-benar pribadi. Bisa dari nama tempat kelahiran, nama dari impian orang tua, atau kata yang kamu temukan di buku harian kehamilan.

Dengan begitu, Dewi tetap membawa rasa hangat generasi tua, namun tetap berbeda dari teman satu kelas.

Dewi dalam kenangan keluarga

Bagi banyak orang, Dewi mengingatkan pada ibu, bibi, atau guru yang disayangi. Itu sebabnya nama ini sering dihidupkan kembali sebagai penghormatan pada anggota keluarga yang telah tiada.

Jika kamu ingin melakukannya, ceritakan kepada anak siapa yang namanya diteruskan, sehingga ia tahu ada kasih di balik namanya.

Ambil foto lama, simpan di album, dan tuliskan sedikit catatan. Nama menjadi jembatan antargenerasi yang manis.

Pertanyaan yang sering diajukan

Apa arti Dewi?

Dewi atau perempuan mulia, dari Sanskerta.

Apakah Dewi masih relevan sebagai nama bayi?

Masih; polanya muncul kembali di daftar nama anak sebagai nama tengah.

Dewi dipakai oleh agama tertentu?

Tidak; ia dipakai lintas keyakinan di Indonesia.

Bagikan halaman ini

WhatsApp Facebook Telegram X

Jelajahi lagi