Di artikel ini
Sejarah kata Dewi
Kata dewi diserap dari Sanskerta dan lama dipakai dalam sastra Jawa, Sunda, dan Bali. Dalam cerita rakyat serta pewayangan, dewi menunjuk perempuan berkedudukan tinggi dan berbudi luhur. Dalam bahasa sehari-hari, ia juga menjadi sapaan hormat.
Arti harfiahnya sering disederhanakan menjadi "yang mulia". Ia bukan klaim apa-apa tentang seseorang, melainkan harapan agar pembawanya tumbuh dihormati.
Mengapa Dewi tidak pernah hilang
Dari kakek-nenek sampai bayi baru, selalu ada yang bernama Dewi. Nama ini bertahan karena fleksibel: bisa berdiri sendiri, jadi nama depan, atau nama tengah. Ia juga cocok dengan banyak tradisi, dari keluarga Jawa, Bali, hingga keluarga Muslim perkotaan.
Kalau kamu khawatir terlalu umum, cukup padukan dengan nama yang jarang, misalnya Dewi Kinanthi atau Dewi Anjani.
Panggilan untuk Dewi
- Dewi itu sendiri sudah akrab
- Wiwi, ceria untuk anak kecil
- Dede, manja
- Dew, versi gaul
Memadukan Dewi dengan nama lain
Contoh susunan: Dewi Anjani, Dewi Lestari, Dewi Ayu, Ni Luh Dewi, Putri Dewi. Di Bali, Dewi sering muncul sebagai bagian nama khas perempuan.
Nama kakak atau adik untuk Dewi
Dewi serasi dengan Dewa, Bima, Arjuna, atau Kartika. Kalau anakmu laki-laki, pasangan Dewa dan Dewi terdengar manis namun jangan sampai terlalu sama; beri keduanya nama tengah berbeda.
Dewi di tengah rangkaian nama panjang
Banyak keluarga Jawa memakai Dewi sebagai sambungan ke nama berikutnya, seperti Dewi Ratna Sari atau Dewi Kusuma Wardani. Pola ini bergaya klasik dan enak diucapkan dalam upacara adat. Kalau acara pernikahan kelak memakai nama lengkap, rangkaian ini terdengar anggun.
Di Bali, Dewi bisa menjadi bagian nama setelah awalan khas, dan di sana ejaannya hampir tidak pernah berubah.
Mengatasi kekhawatiran nama terlalu umum
Karena sangat umum, Dewi mungkin muncul tiga atau empat kali dalam satu angkatan. Solusinya: pilih nama tengah yang benar-benar pribadi. Bisa dari nama tempat kelahiran, nama dari impian orang tua, atau kata yang kamu temukan di buku harian kehamilan.
Dengan begitu, Dewi tetap membawa rasa hangat generasi tua, namun tetap berbeda dari teman satu kelas.
Dewi dalam kenangan keluarga
Bagi banyak orang, Dewi mengingatkan pada ibu, bibi, atau guru yang disayangi. Itu sebabnya nama ini sering dihidupkan kembali sebagai penghormatan pada anggota keluarga yang telah tiada.
Jika kamu ingin melakukannya, ceritakan kepada anak siapa yang namanya diteruskan, sehingga ia tahu ada kasih di balik namanya.
Ambil foto lama, simpan di album, dan tuliskan sedikit catatan. Nama menjadi jembatan antargenerasi yang manis.
Pertanyaan yang sering diajukan
Apa arti Dewi?
Dewi atau perempuan mulia, dari Sanskerta.
Apakah Dewi masih relevan sebagai nama bayi?
Masih; polanya muncul kembali di daftar nama anak sebagai nama tengah.
Dewi dipakai oleh agama tertentu?
Tidak; ia dipakai lintas keyakinan di Indonesia.