Langsung ke konten
Menu

Populer

Jelajahi per topik

Terang / gelap
  1. Beranda
  2. Ramalan Hari Ini: Zodiak, Shio, Weton dan Hari Baik
  3. Wuku Tambir: pembaruan, pelepasan, dan bersih-bersih

Wuku Tambir: pembaruan, pelepasan, dan bersih-bersih

Tambir adalah wuku kesembilan belas. Dalam tutur lama, wuku ini sering dibaca sebagai pekan melepas yang lama untuk membuka ruang baru.

Urutan19 dari 30 wukuDewa pengampuBatara Siwah (menurut sebagian naskah)Citra utamaPembaruan, pelepasan, dan bersih-bersihAwal pekanHari Minggu

Hari ini · Rabu, 28 Oktober 2026

Wuku Tambir

Berikutnya dimulai Minggu, 07 Maret 2027

Wuku ini berlaku Minggu, 07 Maret 2027 sampai Sabtu, 13 Maret 2027.

Wuku ke-19 dari 30. Siklus pawukon berulang setiap 210 hari, jadi wuku ini datang lagi mulai Minggu, 03 Oktober 2027.

Wuku hari ini

Bacaan ini dihitung dari tanggal dengan aturan tradisional, untuk renungan dan hiburan, bukan ramalan.

Di artikel ini
  1. Wuku kesembilan belas
  2. Melebur untuk memperbarui
  3. Watak orang Tambir
  4. Yang lazim dilakukan di Tambir
  5. Ruang kosong sebagai hadiah
  6. Daftar kecil untuk dilepas

Wuku kesembilan belas

Tambir berada di urutan 19 dari 30. Sebagian daftar menulis Batara Siwah, nama yang dalam tradisi Hindu dikenal sebagai dewa pelebur, sebagai pengampu. Namun naskah tidak seragam, jadi sekali lagi ini hanya gambaran umum.

Sumber untuk pohon dan burung terlalu bervariasi, sehingga tidak kucantumkan.

Melebur untuk memperbarui

Kata pelebur dalam tradisi Hindu tidak berarti kehancuran sia-sia, melainkan pelepasan agar sesuatu yang baru dapat tumbuh. Bayangkan lemari pakaian yang dirapikan: barang lama disumbangkan, ruangan jadi lega.

Dengan cara pandang itu, wuku Tambir terasa bersahabat. Ia mengajak kita melepas hal yang sudah tidak diperlukan.

Watak orang Tambir

Primbon menggambarkan orang Tambir sebagai pribadi yang tegas, mandiri, dan tidak sentimental. Ia mudah mengambil keputusan untuk berpisah dari kebiasaan yang tidak lagi berguna.

Kelemahannya, ia kadang terlihat dingin bagi orang yang lebih emosional. Sedikit kalimat hangat dapat membantu orang sekitar memahami niat baiknya.

Yang lazim dilakukan di Tambir

Menurut tradisi, pekan ini baik untuk bersih-bersih, membuang barang yang tidak terpakai, menyelesaikan langganan yang tak lagi dibutuhkan, atau menutup hubungan kerja dengan baik-baik. Rasanya seperti membereskan rumah menjelang Lebaran.

Jika kamu merasa berat melepas sesuatu, tidak perlu memaksakan. Melepas pelan-pelan juga sah.

Ruang kosong sebagai hadiah

Ruang kosong sering terasa menakutkan, padahal ia tempat ide baru bisa masuk. Setelah menyingkirkan sesuatu, biarkan beberapa hari tanpa mengisinya lagi.

Lihat apa yang muncul. Kadang jawabannya muncul justru saat tidak dicari.

Daftar kecil untuk dilepas

Kalau ingin mencoba semangat wuku ini, buatlah daftar pendek berisi tiga hal yang ingin dilepas: mungkin kebiasaan menunda, tumpukan barang di sudut kamar, atau grup percakapan yang terus membuatmu lelah. Tidak perlu semuanya sekaligus.

Pilih yang paling ringan lebih dulu. Setelah satu terlepas, biasanya kamu sadar bahwa melepas ternyata tidak seseram dugaanmu.

Pertanyaan yang sering diajukan

Apakah Tambir berarti sesuatu akan hilang?

Tidak. Maknanya adalah melepas dengan sadar, bukan kehilangan yang menimpa tanpa diminta.

Apakah Siwah sama dengan Siwa?

Ejaan nama ini berbeda antarnaskah. Dalam tradisi Jawa dan Bali, bentuk yang beragam seperti itu hal biasa.

Bolehkah membuang barang kenangan pada wuku ini?

Boleh bila kamu siap. Simpan beberapa yang benar-benar bermakna, dan lepaskan sisanya dengan rasa terima kasih.

Bagikan halaman ini

WhatsApp Facebook Telegram X