Di artikel ini
Wuku kesembilan belas
Tambir berada di urutan 19 dari 30. Sebagian daftar menulis Batara Siwah, nama yang dalam tradisi Hindu dikenal sebagai dewa pelebur, sebagai pengampu. Namun naskah tidak seragam, jadi sekali lagi ini hanya gambaran umum.
Sumber untuk pohon dan burung terlalu bervariasi, sehingga tidak kucantumkan.
Melebur untuk memperbarui
Kata pelebur dalam tradisi Hindu tidak berarti kehancuran sia-sia, melainkan pelepasan agar sesuatu yang baru dapat tumbuh. Bayangkan lemari pakaian yang dirapikan: barang lama disumbangkan, ruangan jadi lega.
Dengan cara pandang itu, wuku Tambir terasa bersahabat. Ia mengajak kita melepas hal yang sudah tidak diperlukan.
Watak orang Tambir
Primbon menggambarkan orang Tambir sebagai pribadi yang tegas, mandiri, dan tidak sentimental. Ia mudah mengambil keputusan untuk berpisah dari kebiasaan yang tidak lagi berguna.
Kelemahannya, ia kadang terlihat dingin bagi orang yang lebih emosional. Sedikit kalimat hangat dapat membantu orang sekitar memahami niat baiknya.
Yang lazim dilakukan di Tambir
Menurut tradisi, pekan ini baik untuk bersih-bersih, membuang barang yang tidak terpakai, menyelesaikan langganan yang tak lagi dibutuhkan, atau menutup hubungan kerja dengan baik-baik. Rasanya seperti membereskan rumah menjelang Lebaran.
Jika kamu merasa berat melepas sesuatu, tidak perlu memaksakan. Melepas pelan-pelan juga sah.
Ruang kosong sebagai hadiah
Ruang kosong sering terasa menakutkan, padahal ia tempat ide baru bisa masuk. Setelah menyingkirkan sesuatu, biarkan beberapa hari tanpa mengisinya lagi.
Lihat apa yang muncul. Kadang jawabannya muncul justru saat tidak dicari.
Daftar kecil untuk dilepas
Kalau ingin mencoba semangat wuku ini, buatlah daftar pendek berisi tiga hal yang ingin dilepas: mungkin kebiasaan menunda, tumpukan barang di sudut kamar, atau grup percakapan yang terus membuatmu lelah. Tidak perlu semuanya sekaligus.
Pilih yang paling ringan lebih dulu. Setelah satu terlepas, biasanya kamu sadar bahwa melepas ternyata tidak seseram dugaanmu.
Pertanyaan yang sering diajukan
Apakah Tambir berarti sesuatu akan hilang?
Tidak. Maknanya adalah melepas dengan sadar, bukan kehilangan yang menimpa tanpa diminta.
Apakah Siwah sama dengan Siwa?
Ejaan nama ini berbeda antarnaskah. Dalam tradisi Jawa dan Bali, bentuk yang beragam seperti itu hal biasa.
Bolehkah membuang barang kenangan pada wuku ini?
Boleh bila kamu siap. Simpan beberapa yang benar-benar bermakna, dan lepaskan sisanya dengan rasa terima kasih.