Di artikel ini
Mineral yang terbentuk dari tembaga
Krisokola terbentuk di zona lapuk endapan tembaga, sering berdampingan dengan malasit, azurit dan turkuois. Tampilannya halus dan seperti lilin, sering berupa lapisan tipis di atas batu lain. Sumbernya ada di Peru, Amerika Serikat dan Kongo.
Bentuk yang beredar di pasaran
Krisokola murni sangat lunak, sehingga banyak batu perhiasan merupakan krisokola yang bercampur kuarsa (kadang disebut gem silica) dan jauh lebih keras. Jenis campuran ini lebih tahan dan lebih mahal. Pastikan kamu tahu jenis apa yang kamu beli.
Pesan yang dilekatkan pada Krisokola
Dalam budaya kristal, krisokola dikaitkan dengan ungkapan diri yang tenang dan keseimbangan perasaan. Sebagian orang memakainya sebagai pengingat untuk berbicara jujur. Itu simbol pribadi dan bukan terapi emosi.
Bedanya dengan turkuois
Keduanya biru kehijauan dengan urat gelap, sehingga mudah tertukar. Turkuois umumnya lebih keras dan berwarna lebih buram. Tiruan yang dijual sebagai kedua batu ini sering howlite yang dicelup. Tes sederhana: warna celup bisa terhapus dengan kapas beralkohol, tetapi jangan mencobanya tanpa izin.
Keselamatan
Debu tembaga bisa mengiritasi. Jangan mengamplas atau memotong krisokola tanpa masker dan ventilasi. Jangan direndam di air minum. Cuci tangan setelah memegang batu mentah, dan jauhkan dari anak kecil.
Cara membersihkan Krisokola
Karena lunak dan berpori, lap dengan kain kering atau sedikit lembap. Hindari air lama, sabun keras, panas dan minyak. Simpan di kantong kain terpisah.
Cocok untuk siapa
Penyuka warna laut akan menyukai krisokola. Liontin dan anting lebih aman dibanding cincin. Jenis kuarsa-krisokola lebih tahan dipakai harian.
Catatan tentang pembersihan dan penyimpanan
Simpan krisokola di tempat kering, terpisah dari batu yang lebih keras, dan bungkus dengan kain lembut. Jangan menaruhnya di kamar mandi atau dekat wastafel. Bila permukaan kusam, usap dengan kain mikrofiber sedikit lembap dan keringkan segera. Hindari penggunaan minyak atau pelapis dari bahan yang tidak jelas karena dapat mengubah tampilan batu.
Memadukan dengan warna lain
Biru kehijauan krisokola enak dipadu dengan perak, putih dan hitam. Dalam gelang, selingi manik krisokola dengan manik kuarsa bening agar tampilannya ringan. Hindari memadukan terlalu banyak batu lunak dalam satu gelang karena saling bergesekan. Satu liontin krisokola di atas kaus putih sudah cukup menarik tanpa perlu tambahan aksesori.
Pertanyaan yang sering diajukan
Apakah krisokola sama dengan turkuois?
Bukan, meski mirip. Turkuois biasanya lebih keras.
Apakah berbahaya?
Dipegang aman, tetapi debunya sebaiknya tidak dihirup.
Mengapa ada yang jauh lebih keras?
Karena bercampur kuarsa, kekerasannya meningkat.