Langsung ke konten
Menu

Populer

Jelajahi per topik

Terang / gelap
  1. Beranda
  2. Batu Kristal
  3. Kianit: biru berbilah dengan dua kekerasan

Kianit: biru berbilah dengan dua kekerasan

Kianit sering tampil sebagai bilah biru dengan garis-garis halus, seperti kipas kristal. Anehnya, batu ini punya kekerasan berbeda menurut arah goresnya.

WarnaBiru, sering bergaris; juga hijau, abu-abu, putih atau oranyeKekerasan MohsSekitar 4,5 sampai 5 sepanjang kristal; 6,5 sampai 7 melintangKelompok mineralAluminium silikat (Al2SiO5)Cakra (kepercayaan)Tenggorokan dan mata ketigaKata kunciKomunikasi, kejernihan, keselarasan (simbolik)
Di artikel ini
  1. Dua kekerasan dalam satu batu
  2. Dari mana datangnya
  3. Makna Kianit bagi para penggemarnya
  4. Waspada pewarnaan
  5. Agar Kianit tidak cepat rusak
  6. Bentuk yang aman dipakai
  7. Memadukan
  8. Hal yang sebaiknya kamu tahu sebelum membeli
  9. Mengapa kolektor menyukainya
  10. Pilihan bentuk untuk pemula

Dua kekerasan dalam satu batu

Kianit unik karena kekerasannya berbeda menurut arah, sifat yang disebut anisotropi. Bila digores memanjang ia lebih lunak, bila melintang lebih keras. Sifat ini membuatnya sulit dipoles dan tampak jarang dipakai sebagai batu mulia.

Dari mana datangnya

Kianit ditemukan di banyak negara, di antaranya Brasil, Nepal dan Tanzania. Biru tuanya yang terkenal berasal dari kristal dengan jejak besi dan titanium. Namanya dari kata Yunani untuk biru tua.

Makna Kianit bagi para penggemarnya

Dalam budaya kristal, kianit dikaitkan dengan komunikasi dan kejernihan. Orang menggunakannya sebagai penanda ketika ingin bicara jujur. Itu tafsir pribadi, bukan terapi.

Waspada pewarnaan

Kianit biru terang yang sangat seragam bisa saja dicelup atau digabung dengan bahan lain. Kianit alami menampilkan variasi warna bergaris dan kilau seperti mutiara pada bidang belahnya. Tanyakan apakah batu dilapisi atau diberi perlakuan.

Agar Kianit tidak cepat rusak

Karena bidang belahnya dan perbedaan kekerasan, kianit mudah tergores dan patah. Bersihkan dengan kain lembap dan jauhkan dari benturan. Hindari pembersih ultrasonik dan panas.

Bentuk yang aman dipakai

Bilah kianit mentah cocok untuk pajangan. Untuk perhiasan, pilih liontin atau anting yang terlindungi. Cabochon kianit lebih tahan daripada yang berfaset.

Memadukan

Biru kianit serasi dengan perak dan putih. Dalam gelang, selingi dengan manik bening agar tak terlalu gelap.

Hal yang sebaiknya kamu tahu sebelum membeli

Kianit biru berbilah paling sering dijual sebagai bilah mentah dan batu tumbel. Karena sifat belahnya, bilah panjang mudah patah saat dikirim, jadi pastikan penjual membungkusnya dengan baik. Kianit tidak perlu dibersihkan secara ritual atau dengan cara khusus, cukup dilap lembap. Jangan percaya klaim bahwa batu ini tidak pernah perlu dibersihkan, itu cerita pemasaran semata.

Mengapa kolektor menyukainya

Bilahnya yang bergaris dan berkilau seperti mutiara membuat kianit enak dikoleksi. Sebagian orang menyusun bilah kecil berdiri di atas pasir sebagai hiasan meja. Ini cara menikmati batu tanpa membebani kekerasannya yang rumit.

Pilihan bentuk untuk pemula

Pemula sebaiknya memilih batu tumbel atau bilah mentah dibanding perhiasan berfaset. Harganya ramah kantong dan perawatannya sederhana, cukup disimpan di tempat aman. Jika sudah nyaman, kamu bisa mencoba liontin cabochon yang terlindungi.

Pertanyaan yang sering diajukan

Mengapa kekerasannya berbeda?

Struktur kristalnya membuat ketahanannya berbeda menurut arah.

Apakah kianit mudah patah?

Cukup mudah karena bidang belahnya.

Aman dipakai tiap hari?

Untuk liontin ya, untuk cincin kurang disarankan.

Bagikan halaman ini

WhatsApp Facebook Telegram X

Jelajahi lagi