Di artikel ini
Puncak yang tipis seperti silet
Kebanyakan hujan meteor punya puncak yang melebar selama sehari atau lebih. Quadrantid berbeda: laju tertingginya hanya bertahan beberapa jam. Jika waktu puncak jatuh saat siang di tempatmu, seluruh pertunjukan terlewat. Tabel di halaman ini menampilkan perkiraan puncak dalam WIB, jadi cek apakah jatuh pada dini hari.
Jejak debu yang membentuknya ternyata sempit, sehingga Bumi hanya menyentuh bagian terpadatnya sebentar.
Rasi yang sudah tidak ada
Namanya berasal dari Quadrans Muralis, rasi bintang dari abad ke-18 yang kini sudah dihapus dari peta resmi. Radian hujan meteor ini sekarang berada di rasi Boötes, dekat ujung rasi Draco. Namanya masih dipakai sebagai kenang-kenangan sejarah astronomi.
Kenyataan dari Indonesia
Radian berada jauh di langit utara, dan di khatulistiwa ia hanya naik cukup tinggi menjelang fajar. Hasilnya, jumlah meteor yang terlihat dari Indonesia jauh lebih sedikit daripada angka ZHR. Ditambah lagi, awal Januari adalah puncak musim hujan di Jakarta dan sebagian besar Jawa, jadi awan tebal sering menutup langit.
Jika kamu penasaran, peluang terbaik ada di Sumatra bagian utara dan Aceh, yang radiannya sedikit lebih tinggi, atau di malam ketika langit kebetulan cerah. Jangan berharap seperti penonton di Eropa.
Kalau mau mencoba
- Bangun dini hari. Radian naik menjelang pagi, jadi jam 3 sampai 5 WIB adalah jendela terbaik.
- Hadap utara hingga timur laut. Cari ufuk yang bersih dari gedung.
- Pilih tempat gelap. Dataran tinggi atau pantai jauh dari kota membuat perbedaan besar.
- Cek prakiraan cuaca. Kalau mendung, tidur saja; ini bukan hujan meteor yang layak dikejar dalam hujan.
Mengapa tetap layak diketahui
Walaupun sulit dari sini, Quadrantid memberi pelajaran bagus tentang astronomi: tidak semua hujan meteor berasal dari komet, dan tidak semua nama rasi masih dipakai. Kisah rasi yang dihapus ini juga mengingatkan bahwa peta langit adalah hasil kesepakatan manusia. Kalau kamu suka sejarah, ini bahan obrolan menarik saat ngopi bersama teman yang gemar membahas bintang.
Ukuran puncak dan zona waktu
Karena puncaknya hanya beberapa jam, perbedaan zona waktu sangat berarti. Di Indonesia bagian barat, puncak mungkin jatuh siang hari, sementara di Indonesia bagian timur masih sempat dini hari. Cek jam WIB di tabel, lalu tambahkan satu jam untuk WITA atau dua jam untuk WIT. Jika puncak jatuh di tengah hari, abaikan saja dan istirahat dengan nyaman.
Setelah Quadrantid
Kalau pengalamanmu kurang memuaskan, jangan kecewa. Beberapa bulan kemudian ada Lyrid dan Eta Aquariid yang lebih ramah untuk daerah tropis. Hujan meteor adalah olahraga sabar: ada yang dramatis, ada yang tenang. Menikmati langit di awal tahun saja sudah merupakan cara menutup liburan yang menyenangkan.
Pertanyaan yang sering diajukan
Mengapa Quadrantid begitu singkat?
Debu yang membentuknya terkumpul dalam pita sempit, sehingga Bumi hanya melewati bagian terpadat selama beberapa jam.
Bisakah dilihat dari Indonesia?
Bisa, tetapi sulit. Radian berada di utara dan rendah, jadi jumlahnya sedikit, dan musim hujan sering menghalangi.
Apakah namanya salah?
Tidak. Namanya merujuk pada rasi lama Quadrans Muralis yang sudah dihapus. Radian kini ada di rasi Boötes.